Blog-nya si Bunda Wulan

Flu oh flu…., membingungkan daku….

Posted on: May 24, 2009

 Seminggu yang lalu, pukul 22.00 ketika saya mengecup pipi dan mengucapkan selamat tidur pada si bungsu, terasa pipinya panas. Duh, si kecil demam. Padahal paginya dia masih pergi ke sekolah dan sorenya masih les inggris. Angka 38.5 tertera pada layar termometer. Waduhh…segera saya berikan obat penurun suhu berbasis parasetamol.

Keesokan harinya, kondisinya tidak berubah, bahkan cenderung semakin parah. Obat penurun panas tidak mampu berbuat banyak untuk menurunkan suhu tubuhnya. Si cantik hanya berbaring lemah di tempat tidurnya, mengeluh kepalanya  pusing dan seluruh badannya pegal-pegal dan sakit. Malamnya saya langsung membawanya ke dokter karena kuatir. Bukan apa-apa, sekarang ini penyakit banyak sekali ragamnya, dan semua tanpa gejala klinis yang pasti atau jelas. Jadi daripada menyesal, lebih cepat mendapat pertolongan medis, lebih baik.

Untungnya menurut dokter spesialis anak yang memeriksanya, anak saya hanya menderita flu biasa, yang sering menimpa anak-anak. Mungkin saja dia tertular teman sekelasnya, atau juga terkena hujan, mungkin juga daya tahan tubuhnya sedang menurun, dll.

Yang membuat saya prihatin adalah penjelasan sang dokter mengenai macam flu yang sekarang ini sedang ramai diberitakan. Selain flu biasa (common cold), ada juga flu singapura, flu babi (flu meksiko), flu burung, bahkan flu kuda. Selain itu ada juga penyakit demam berdarah, chikunya, tipus dll, yang gejalanya semua serupa dan mirip-mirip dengan flu biasa (common cold).

Oleh karena itu, ketika anak-anak mulai demam (suhu tubuh diatas 37 derajat C) tanpa ada gejala2 klinis lain seperti batuk-pilek, diare, muntah dll, lakukanlah hal-hal berikut ini:

1. Ukur suhunya dan catat supaya bisa dilihat kecenderungannya (makin tinggi atau sudah menurun suhunya).

2. Berikan obat penurun panas yang berbasis parasetamol sesuai dosis yang ditulis di kemasan. Obat bisa diulang setiap 4 jam jika suhu masih tinggi.

3. Kompres anak dengan air hangat (bukan dengan air dingin) jika perlu.

4. Kenakan pakaian yang tipis, menyerap keringat, jangan kenakan mantel atau pakaian tebal.

5. Jika demam tidak juga mereda setelah 2×24 jam, bawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jika perlu, dokter akan memberikan surat pengantar untuk pemeriksaan lab. yang biasanya dilakukan setelah 3x24jam.

Mudah-mudahan kita bisa selalu menjaga kesehatan anak-anak kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: