Blog-nya si Bunda Wulan

Mengapa teh botol enak dan ngangenin?

Posted on: May 13, 2009

Note: Tulisan ini saya dapat dari email seorang teman. Sengaja saya posting disini, tanpa saya edit sama sekali, karena saya berharap bisa mendapatkan tanggapan dari pihak-pihak terkait (produsen) dan berwenang (badan POM, peneliti dll) mengenai benar tidaknya tulisan ini. Bukan apa-apa, anak-anak saya juga penggemar berat teh botol. Sehingga apapun makanannya, minumannya tetap TEH BOTOL. -bundawulan-

WASPADA TEH BOTOL

Marini tidak mengerti kenapa anaknya bertingkah aneh malam itu, terus-terusan rewel.  “Rasanya dia tidak sakit apa-apa.” Sudah tiga dokter yang dia temui, semuanya menunjukkan gejala kecanduan yang akut. Tapi kecanduan apa, anaknya belum bisa bicara, bagaimana dia bisa cari tahu?

Sampai akhirnya dia menemukan berita mengenai kandungan berlebihan hidroxylic acid (atau nama resminya dalam format IUPAC adalah dihidrogen monoksida) di dalam Teh Botol Sosro dari internet. Ia langsung ingat, anaknya tadi siang baru saja menghabiskan tiga botol teh yang dibungkus dalam berbagai kemasan ini. Celaka!

tehbotolsosro

Ya, selama ini orang menganggap Teh Botol Sosro dibuat dari daun teh alami seperti yang diiklankan. Nyatanya itu semua bohong, daun teh hanyalah sebagian kecil dari bahan utama. Hidroxylic acid lah yang bertahun-tahun telah dipakai sebagai bahan utama teh botol sosro, sehingga menyebabkan teh ini terasa lebih enak daripada merk-merk lain.

Scientist dari seluruh Universitas terkenal di Amerika sepakat, tanpa kita sadari hydroxylic acid sudah menguasai industri makanan. Dengan adanya hydroxylic acid, rasa pahit yang sering muncul bila kita memakai pemanis buatan bisa hilang tidak bersisa. Nyaris tidak ada makanan dan minuman olahan yang tidak disentuh bahan ini. Dalam batasan wajar memang bisa berguna bagi tubuh kita, dan tubuh kita punya mekanisme untuk menetralisir kelebihan zat ini. Namun begitu melebihi ambang batas, tidak ada satupun manusia yang bisa selamat.

Gejala kelebihan hydroxylic acid meliputi pusing, diare, pecahnya sel-sel tubuh (plasmolisis) , bahkan jika konsentrasinya di dalam tubuh naik signifikan, bisa menyebabkan rusaknya sel batang otak (neurolisis) dan kematian mendadak. Hal ini telah memusingkan banyak petugas medis di dunia. “Sedetik saja gejala kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien melayang,” jawab Dr. Priyadi Handoko, ahli kesehatan dari IKDN.  Kalau sudah begini, pengobatannya bisa sampai jutaan rupiah.  Lalu mampukah orang-orang seperti Marini menyembuhkan anaknya?

Yang membuat masalah ini jadi runyam adalah tidak adanya regulasi pemerintah tentang penggunaan hydroxylic acid dalam industri. Pemakaiannya tercampur baur. Data menunjukkan bahwa sebagian besar industri berbahaya memakai Hydroxylic acid. Reaktor nuklir, pabrik pupuk, pewarna tekstil, semua memakai bahan yang termasuk kategori senyawa kuat ini dalam konsentrasi tinggi.

Bahkan beberapa tahun belakangan hydroxylic acid juga dipakai sebagai agen reaktif dalam pengangkatan minyak bumi. Dengan bantuan hydroxylic acid, sumur-sumur tua bisa kembali berproduksi.

Saat dihubungi, Humas PT Sosro tidak berkomentar banyak. “Kami sudah menggunakannya secara bertanggung jawab. Seluruh lini produk Teh Botol Sosro sudah lewat pengawasan badan POM”. Masalahnya, berapa kadar hydroxylic acid dalam makanan yang bisa dianggap bertanggung jawab? Kenapa selama ini terkesan ditutup-tutupi dari sorotan publik? Saat pertanyaan itu diajukan, “Brak!”, telepon dibanting.

Hydroxylic acid adalah simbol keangkuhan industri besar makanan. Penggunaannya tidak melalui transparansi yang jelas. Bahkan bahayanya tidak pernah diumumkan ke masyarakat.. Tutup matanya pemerintah terhadap isu ini wajar jika menimbulkan kecurigaan, berapa besar dana gelap yang sudah mengalir untuk menyembunyikan bau busuk isu hydroxylic acid? Merk apa saja yang sudah nekat memakai hydroxylic acid demi mendapatkan keuntungan besar?

Kini anak Marini masih tergolek di tempat tidur dengan menangis. Marini bingung, apa yang harus dilakukan sekarang. Untuk mengobati kecanduan anaknya, dia tidak punya biaya..

Please spread the words. Sebarkan berita ini kepada orang-orang yang kamu sayangi, sebelum semuanya terlambat! Perangi hydroxylic acid!

Catatan kaki : Harian Kompas, terbitan Jumat, 15 Mei 2009 hari ini memuat advertorial di halaman 12 dengan judul “Hati-hati hoax bertebaran, Tehbotol Sosro jadi korban tipuan email”. Dalam advertorial tersebut, Presiden Direktur PT Sinar Sosro membantah isu teh botol Sosro mengandung zat berbahaya. Hydroxylic acid adalah istilah ilmiah untuk air atau H2O. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teh botol Sosro aman untuk dikonsumsi.

2 Responses to "Mengapa teh botol enak dan ngangenin?"

waduh mba, aku jg penggemar teh botol loh!! itu bener g ya????

Benar tidaknya, aku sendiri ga bisa memastikan. Tapi kalo membaca advertorialnya PT Sosro di Kompas tgl 15 Mei 2009 (liat catatan kaki di postinganya aku), menurut mereka itu tidak bener. Bagaimana kebenarannya? Menurut saya konsumen berhak atas opini masing2, ya kan….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: